Monday, October 8, 2018

Jenis Batuk dan Penyebabnya

Batuk adalah kondisi tubuh sebagai sistem pertahanan saluran pernafasan saat terjadi gangguan dari luar. Batuk jarang mengidentifikasikan penyakit serius karena terkadang saat kita tersedak atau terkena debu kita akan batuk. Efektivnya jika batuk akan sembuh dalam 3 minggu dan tidak selalu butuh obat. Minum campuran air lemon dan madu juga bisa meredakan batuk.

Penyebab batuk :

  • Penyakit jangka panjang yang kambuh seperti asma dan bronkitis kronis 
  • Rintis alergi 
  • GERD 
  • Cairan hidung menetes ke tenggorokan 
  • Merokok 
  • Paparan debu atau senyawa kimia 

Jenis – jenis batuk :

1.  Post-nasal drip

Lendir yang ada di hidung terlalu banyak hingga menyebabkan hidung tersumbat. Di kondisi ini Anda bisa mengalami batuk kering atau batu berdahak. Biasanya terjadi karena alergi atau suhu ruangan yang dingin yang akan bertambah parah saat malam hari. Anda juga akan merasakan gatal dimata dan bersin – bersin. Jika alergi biasanya dokter akan memberikan obat anti-histamin. Cobalah untuk menghangatkan diri jika suhu mulai dingin. Jika tetap batuk, konsultasikan segera ke dokter.

2.  Batuk asma

Batuk yang timbul karena memiliki riwayat asma. Yang dialami adalah batuk kering disertai dengan mengi saat bernafas. Akan sering batuk karena mengalami peradangan pada saluran nafas.
Gejala lainnya juga terjadi seperti sesak nafas dan cepat merasa kelelahan. Untuk pengobatannya harus diperiksakan ke dokter. Jika parah biasanya dokter akan meng-uap dulu agar saluran pernafasan mereda lalu diberi obat.

3.  Batuk karena asam lambung


GERD (gastroesophagal reflux disease) atau lebih dikenal dengan gangguan asam lambung. Orang yang mengalami GERD tidak hanya gangguan pencernaan tapi juga menyebabkan batuk.
Asam lambung akan naik hingga ke tenggorokan dan akhirnya batuk. Batuk yang dialami adalah batuk kronis dan akan semakin parah jika berbaring atau makan. Gejala lainnya adalah suara serak dan mulas. Pengobatannya dengan mengatasi GERD-nya dulu.

4.  PPOK

PPOK (penyakit paru obstruktif kronik) adalah penyakit kronis pada paru-paru dengan penyumbatan saluran nafas dan kantung di paru-paru. Gejala yang muncul yaitu batuk jangka panjang dan sering terjadi di pagi hari. Batuk berdahak akan diiringi sesak nafas, mengi dan sering kelelahan.

5.  Batuk akibat obat

Jika sedang mengalami batuk kering dan mengonsumsi obat hipertensi maka kemungkinan batuk karena obat yang dimakan. Sebanyak 20% obat hipertensi bisa menyebabkan batuk beberapa saat setelah mengonsumsinya. Jika parah, konsultasikan pada dokter.

6.  Pneumonia

Awalnya batuk kering, setelah beberapa hari menjadi batuk berdahak hijau, kuning atau merah kebiruan. Penyakit ini disebabkan oleh virus. Gejalanya yaitu demam, susah bernafas dan nyeri ketika mengambil nafas terlalu dalam.

7.  Batuk rejan atau pertusis

Batuk rejan adalah batuk yang mudah menular. Seseorang yang menderita pertusis akan batuk dengan keras yang diawali dengan tarikan nafas yang panjang melalui mulut. Batuk ini terjadi hingga 3 bulan disertai hidung meler, mata berair, demam serta terasa pengap.

Diagnosis batuk :

  • Pengambilan sampel dahak untuk menentukan adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri 
  • Rontgen dada untuk memeriksa jikalau mengalami infeksi paru-paru 
  • Spirometri adalah menarik dan menghembuskan nafas lewat tabung yang terhubung dengan mesin untuk memeriksa memiliki penyakit saluran pernafasan atau tidak 
  • Tes alergi untuk memeriksa apakah batuk yang memicu alergi seperti tungau debu



No comments:
Write comments